Fikom In Action tema " Let's Be Green "



Global warming mendapat perhatian khusus bagi dunia, berbagai upaya dilakukan oleh masyarakat untuk menanggulangi masalah global warming yang disebut go green. Upaya tersebut dilakukan baik perorangan maupun dari lembaga-lembaga masyarakat, di antaranya mengurangi emisi gas dengan cara mengolah sumber daya alam untuk menjadi bahan bakar kendaraan yang bebas dari emisi, memisahkan sampah organik dan anorganik, mengupayakan penanaman pohon sebanyak-banyaknya, penghematan listrik, mendaur ulang sampah, dan berbagai upaya lain.

Dilatarbelakangi dari upaya untuk menanggulangi global warming, dengan melihat banyaknya sampah yang masih belum terolah dengan baik di kawasan siwalankerto gang V, kami tergerak untuk mengadakan kegiatan yang melibatkan mahasiswa UK Petra khususnya Fakultas Ilmu Komunikasi untuk turun ke masyarakat dengan berpatisipasi memperhatikan lingkungan sekitar UK Petra dengan cara mendaur ulang sampah menjadi barang yang bermanfaat dan mempunyai nilai jual. Dalam kegiatan Let’s Be Green yang merupakan salah satu kegiatan aktivitas Laboratorium Public Relation dalam melakukan tanggung jawab sosial kepada masyarakat khususnya kawasan sekitar UK Petra dimana ingin memberikan manfaat dan penyedia kebutuhan masyarakat dalam acara ini.

Laboratorium Public Relation Universitas Kristen Petra Fakultas Ilmu Komunikasi bekerja sama dengan Fikom In Action, belajar mengaplikasikan teori pembekalan yang telah kami dapatkan dari kegiatan Committee Club mengenai kinerja dalam sebuah organisasi atau kepanitiaan. Serta memulai aktivitas Public Relations dalam lingkup yang bisa terjangkau dengan kapasitas kemampuan kami dan mampu memberi citra yang baik, ramah, dan peduli kepada masyarakat atas UK Petra dan tidak sekedar mendapatkan teori-teori, melainkan juga mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikannya secara langsung dengan menyelenggarakan kegiatan ini juga menjawab kebutuhan Laboratorium Public Relation serta kebutuhan mahasiswa dalam berproses akademis.




aq, serasa di beri kesempatan luar biasa oleh Tuhan dengan adanya pelaksanaan kegiatan ini. di awali dari pembukaan kegiatan CC (Committee Club) pada semester 1 di UKP selasar C, aq tertarik untuk mengikuti kegiatan tersebut, di mana kita akan di ajarkan cara berorganisasi dan segala perlengkapan berorganisasinya, seperti membuat proposal. terdapat beberapa kelompok yang di beri tugas untuk membuat design baju CC 09 dan proposal sebuah acara. kelompokq mengambil tema Go Green, karena aq sangat mencintai alam ciptaan Tuhan, hal inilah yang membuat aq sebagai ketua meilih tema ini, akirnya terealisasi juga pada 1 Mei 2010.
kegiatan ini tidak seperti air yang mengalir dengan mudahnya, sungguh proses yang sangat sulit bagi saya sebagai pemimpin acara ini, namun teman-teman dengan begitu sabar mendampingi aq untuk terus maju melaksanakan kegiatan ini. kendala pada proposal yang banyak membuang waktu untuk segera dapat terealisasinya acara ini. hingga terjadi pengunduran 2x dari hari H yang di teteapkan. otomatis bagi pihak acara, konsum,perlengkapan harus bekerja keras kembali untuk mengkonfirmasi ada perubahan pelaksanaan. kendala tersulit ketika menghadapi ketua peserta, serasa kami sudah tidak memiliki muka lagi harus mengatakan pengunduran acara ini, karena ini berhubungan dengan 30 ibu-ibu rumah tangga di siwalankerto V, yang bisa jadi mengecewakan mereka. namun Puji Tuhan, antusias yang besar dari ibu-ibu sangat positif, mereka sangat memahami keadaan kami. dengan begini kami sebagai panitia secara otomatis memiliki perasaan, harus dapat memberi yang terbaik kepada mereka. dan tanggal 1 mei 2010 telah tiba. di awali dari aq memberikan kata sambutan kepada peserta ibu-ibu SWK V dan di lanjutkan oleh Kepala Lab PR dan TOEFL 600 ,miss tisya, sebagai dosen pembimbing dalam acara ini. pemberian penyuluhan mengenai pengolahan limbah sampah oleh tim LPPM, pak Budi dan miss yustisia dosen inetior dan wakil dekan di UKP. pembahasan lebih di pointkan pada Re-Use, yaitu menggunakan kembali barang bekas sampah. seperti contoh botol air mineral di pakai kembali, namun perlu di ketahui bahwa di balik botol tersebut terdapat segitiga yang di dalamnya terdapat angka, angka bisa menunjukan dari no 1-7 , semakin kecil angkanya semakin tidak layak bila di pakai kembali botol plastik tersebut. Re-Function, memanfaatkan kembali sampah yang ada untuk di jadikan barang lain. seperti dalam kegiatan LBG ini, kita mengajarkan mendaur ulang gelas plastik air mineral untuk di olah menjadi tudung saji. Re-Cycle, meleburkan sampah dan di jadikan barang jadi yang dari awal mulanya. seperti plastik yang di lebur dan di jadikan biji plastik kembali kemudian dapat dijadikan plastik baru kembali. selesai penyuluhan tersebut, kami mengajak ibu-ibu untuk praktek nyata dalam mengolah limbah sampah plastik. mereka sangat antusias untuk sesi ini, di dampingi oleh 2-3 mahasiswa Fikom UKP, di potong dengan lunch , kegitan di lanjutkan kembali. dan hasil dari tudung saji sudah dapat terlihat,pengumuman berikutnya di sampaikan oleh Bu. Asye sebagai dosen senior di Fikom UKP, bahwa 2minggu lagi ibu-ibu akan di undang ke UK Petra dengan membawa barang dan konsep daur ulang sampah yang baru,dengan tetap di dampingi dan di bantu oleh tim LBG dari mahasiswa Fikom khususnya angkatan 2009. hal ini di lakukan untuk adanya tindakan berkelanjutan dari kegiatan ini, di sisi lain kami sebagai anak Fikom yang belajar sekaligus mempraktekan ke-PRan kami kepada masyarakat, terlihat nyata di acara ini. sesi terakir kami tutup dengan acara gethering bersama ibu-ibu, rujak buah menjadi penutup kami dengan souvenier kaos LBG dan tanaman furing ferry.


20-10-2009 curhatQ

apa yang ada di hati dan pikiranq sekarang??? enatah apa? semua ingin kulalui dengan cepat dan mencapai tujuan yang ku inginkan. Tuhan....aq milikmu, bentuk aku sesuai kehendakanMU dan aku akan siap menjalani smua ini,karena aku sadar aku milikmu,dan hidupku untukMU. ampuni aku Tuhan..seprtinya aku salah pikir....

apa yang terjadi???? susah untuk di katakan dengan bahasa indah... keinginan wanita yang mencintai aku dan yang selalu kuatir dengan kehidupan kami anak - anak wanitanya di masa depan!

My Luvleee Family^^"

soooo....gini gini, yang pengen aq post di page ini, crita tentang satu anugrah dari Tuhan dalam hidupQ. nga punya harta tapi punya keluarga...jauh lebih berharga dalam hidup ini. kok bisaaaa?? menurutQ bisaaa laahh.. aq punya kelurga yg total isinya 6 orang. papa, mama, cece, koko,aq,kevin. naahh ini nih hartaQ. bener - bener ngrasain apa y nmnya family dlm hidup. perhatian, support, kasih sayang, pembinaan iman, contoh hidup yang baik, hubungan yang baik antara satu dengan yang lain...bukan brati qta ber4 sodara ini ngak pernah bertengkar lhooo!! pernah..tapi itu yang bikin bumbu - bumbu penyedapnyaaa...heheee.. kemarin...tepatya sekitar satu setengah jam yang lalu , qta ngrayain Wedding Aniversary papa mama yang ke 26th...brati cece, anak terbesar umur 25, desember nanti. bersykur banget nga pernah ngliat boknyok bertengkar hebat yg gimana getooo..sehinga tidak begitu berdampak negativ pada pengaruh psikolog qta anak2nya...trauma, takut menikah ato dll...mereka boleh mendapat penghargaan best parents in the world lho..hihiii.. papa yang pekerja keras, slalu berusaha untuk memenuhi semua kebutuhan kami. mama yang jago masak, siap sedia nyiapin makanan yg sehat bergizi bebas vitsin. soooo qta anak - anaknya cuma tinggal nikmatin ajah..hehehee..tp aq sukak jg mbantu mama masak, aq sukak masak..sukak melakukan kegiatan rumah, kayak bersih-bersih dll..nga tau knp? yg psti sukak bersih2...tp tergatung mood jg lhoo. yiiiaahhh yang pasti..kalo ada istilah Home Sweet Home... ini sama halnya dengan Family Sweet Family^^ cihiiiiii...Thnks my GOD

Sinopsis film The Insider

berdasarkan dari kisah nyata .....

pada intinya film ini mengisahkan kegagalan penayangan program televisi " 60 Minutes " dari stasiun televisi CBS yang menampilkan wawancara dengan Jeffrey Wigand (Russell Crowe) yang hendak membongkar kecurangan ndustri rokok terutama perusahaan roko Brown & Williamson (B&W), beks tempat kerjanya dulu. Akibat kegagalan tersebut , integritas dari jurnalisme CBS pun runtuh. Jeffrey Wignad memutuskan untuk memberitahu dunia apa yang tujuh perusahaan tembakau besar tahu (dan tersembunyi) tentan bahaya produk mereka. Jeffrey Wigand adalah seorang ilmuan yang bekerja dalam penelitian untuk sebuah perusahaan tembakau, tidak lama setelah dipecat oleh Brown dan Williamson, Wignad datang dalam kontak dengan Lowell Bergman seorang produser " 60 Minutes " yang bekerja erat dengan jurnalis Mike Wallace. Kisah Wignad yang mau diangkat oleh koresponden Mike dan produser Lowell untuk acara " 60 Minutes " dari CBS ini mengisahkan bahwa mantan bos dari B&W telah berbohong kepada kongres mengenai akibat pengaruh rokok terhadap kesehatan. Sebagai ilmuan Wignad sangat terganggu dengan hasil temuannya yang menunjukan rokok tidak lebih dari nikotin yang dibungkus dengan kertas belaka. Namun akirnya pada waktu itu 1993, Wignad di pecat lantaran protes yang diajukannya. Perusahaan juga sangaja memanipulasi level nikotin dalam rokok agar membuat perokok makin mencandu.
dalam hal ini, produser " 60 Minutes " sedang mencari ahli untuk menjelaskan tentang istilah teknisi industri. Setelah melewatkan keruntuhan industri tebakau, namun Wignad tidak berani bicara karena telah terkait perjanjian tidak membocorkan rahasia perusahaan agar pensiun dan asuransi kesehatan tetap dibayar. Namun Lowell begitu percaya ada lubang dalam perjanjian tersebut yang dapat membuat Wignad beraksi dalam sebuah tuntutan " action class " terhadap industri tembakau di Mississippi. Begitu selesai beraksi, Wignad dapat menyampaikan kecurangan industri tersebut termasuk B&W dalam acara "60 Minutes" . Namun sayangnya apa yang diharapkan tidak terjadi, padahal Wignad telah mengambil resiko termasuk diteror oleh orang tak dikenal dan keguncangan pernikahannya.

It's Me About Sherly Kurniasari

Memasuki masa perkuliahan inilah yang saat ini saya, Sherly Kurniasari Saputro sedang jalani. Saya perempuan kelahiran Surabaya, 2 September 1989, harus benar-benar menjaga kesehatan karena permulaan ospek di kampus atau disebut P3KMABA sangat membutuhkan ekstra stamina. Setelah satu minggu proses ospek selesai dan bejalan dengan baik. Saat ini sudah dimulai kelas perkuliahan, sangat menyenangkan bagi saya bisa memasuki dunia perkuliahan di Petra dengan konsentrasi jurusan Ilmu Komunkasi. Namun dengan begini kegiatan yang saya miliki jadi terkesampingkan, seperti pekerjaan make up, latihan menari, pentas menari lebih dinomer duakan dahulu. Karena saya benar-benar ingin konsentrasi dengan kuliah yang saya pilih. Besar tanggung jawab yang saya pikul terhadap orang tua, karena study perkuliahan ini atas keinginan dan permintaan saya terhadap orang tua.

Kegiatan belajar secara formal sempat tertunda dua tahun karena selesai lulus SMA saya tidak langsung melanjutkan kuliah tetapi kursus make up yang menarik minat saya unuk mendalami skill tersebut. Tanpa diduga kemampuan saya dihargai di sebuah studio foto, sebagai full timer di Portrait studio. Saya diberi kesempatan memegang make up di bagian majalah remaja ‘Shop n Shop’ dan pre wedding. Sungguh bersyukur kepada Tuhan karena anugrahnya yang diberikan kepada saya.

Ini semua berawal dari kesukaan saya menari, dunia make up tidak asing bagi saya. Sejak SMP saya tergabung dalam sebuah sanggar tari Angga Lee yang tidak jauh dari rumah, mencoba untuk mengikuti jadwal les yang ada, ternyata sangat menarik minat saya untuk terus bergabung, hingga saat ini. Sampai kesempatan pementasan juga bisa saya rasakan. Sebuah pembinaan rasa percaya diri bagi saya untuk mengahadapi dunia panggung. Di sinilah awal perkenalan saya dengan make up. Dalam sebuah show diharuskan mampu merias dirinya sendiri karena keterbatasan waktu dan tenaga profesional make up. Inilah yang menjadi awal mula ketertarikan saya di bidang make up. Cukup besar potensi saya bila tetap saya tekuni dan saya dalami lagi.

Namun hati kecil berkata lain, saya ingin kuliah, karena saya merasa, hidup di dunia jaman sekarang tidak cukup hanya memiliki skill. Sisi lain adalah status sosial yang perlu saya pikirkan untuk dihargai di masyarakat juga cukup menarik minat saya untuk berkuliah. Dengan proses yang cukup panjang terlewati hingga saya lolos masuk menjadi mahasiswa UK Petra. Sangat meyenangkan dengan semua yang ada sekarang. Memiliki banyak teman baru, pengetahuan baru, dan lingkungan baru sangat menyenangkan bagi saya.

Alasan yang sangat mendasar dengan ini semua adalah sifat sosial yang saya miliki cukup besar, saya sangat tertarik dengan keorganisasian, aksi peduli lingkungan, kegiatan - kegiatan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan. Selain belajar peduli terhadap lingkungan sekitar, sikap kontrol diri juga dapat terlatih di kegiatan seperti itu. Cukup susah bagi saya untuk bisa mengendalikan emosi dan dari itu semua saya bisa banyak belajar. Harapan baru yang saya miliki dengan kehidupan sekarang adalah bisa aktif dan terlibat banyak kegiatan sosial yang ada, di mana UK Petra cukup banyak memiliki sarana itu. Karena ini salah satu bentuk memiliki kualitas hidup yang saya anggap baik. Berbuat kebaikan sebanyak mungkin ketika kita masih berkesempatan hidup.